Being an orphan at 24

Kehilangan orang yang paling kamu sayangi adalah suatu fase yang akan dilalui oleh semua manusia. Peristiwa itu tidak pandang bulu, mau kamu masih kecil, remaja, dewasa, bahkan sudah lima puluh tahun pun tetap saja rasanya sama, sakit. Mau kamu ibu rumah tangga, arsitek, engineer, atau penulis puisi. Ya tetep aja, sakit. Kehilangan yang saya alami … More Being an orphan at 24

About Being 25

“Dua puluh lima men, itu tuh kek 100 terus lo bagi empat!” Aku selalu berpikiran aku akan menyentuh umur ini dengan gak takut digituin sama diri sendiri. Bersama kue yang sudah habis serta 3 teman yang setia bawain kue dari tahun ke tahun. Dalam tulisan ini, aku mau banyak curhat dan sedikit berbagi tentang apa … More About Being 25

ya mungkin ini.

umur 23 tahun adalah umur yang tepat untuk galau menentukan akan kemana melangkah selain ke pelaminan. pelaminan pun sebenernya merupakan sebuah pilihan sih. cerita ku kemarin mengenai hal yang sering kutanyakan pada diriku sendiri (‘terus apa? terus kemana?’) mungkin sedikit-sedikit sudah bisa terjawab. sedari dulu aku sangat mencintai televisi, mencintai pertunjukkan, mencintai cerita, dan mengapresiasi seni. … More ya mungkin ini.

terus apa?

akhirnya sidang juga dan sedang menunggu wisuda. yeyeye lalala. bangga? biasa aja haha aku ngga tau kenapa aku ngerasa S2 yang aku jalani kurang pake hati. mungkin karena aku motivasinya kurang. sebatas ingin pergi tapi ga ingin pergi dari dunia kuliah yang udah nyaman. waktu abis S1 aku cuma ‘hm abis ini kemana ya?’ ‘kerja … More terus apa?

balasan surat untuk Dea

ternyata udah lewat 15 hari dari tenggat waktu ngebales surat ini. Hihi. Dulu, aku pernah post surat untuk diriku sendiri. Bisa dibaca di sini http://deichanela.tumblr.com/post/229680431/surat-untuk-dea. Sekarang, aku mau coba bales. Hai, Dea. Hai juga Dea. Saya Dea di masa 5 tahun yang lalu, yang labil, yang belum dewasa, yang keras kepala, yang belum bisa nurut ama … More balasan surat untuk Dea

hea.

Ada yang nanya nih, terus terusik pengen jawab. Waktu itu sih jawabnya cengar-cengir aja. Kenapa gak pacaran? Bukan engga, emang belum aja. Atau emang engga. Ah gatau deh. Haha. Ada ustad namanya felixsiauw. Selama ini aku follow twitternya gara-gara ngehits banget, aku kan anaknya terbawa arus dan harus ikut yang lagi ngetren. Dia banyakan ngetwit … More hea.

kadang beda

Aku tau, dunia ini terdiri dari banyak manusia yang mungkin setiap hari jumlahnya semakin banyak. Manusia-manusia tersebut tersebar di seluruh tempat di bumi ini, termasuk kita. Kita besar dengan lingkungan, situasi, dan kondisi yang berbeda-beda. Tidak mungkin kita menjadi orang yang sama. Dua puluh satu tahun hidupku dihiasi dengan melihat perbedaan dimana-mana. Perbedaan gender, perbedaan … More kadang beda