Gratitude Post: Teruntuk Belinda

Teruntuk Belinda, sahabat till jannah, yang penuh dengan nuansa keibuan.

Kenal Belinda karena teman satu kamar, dulu sih bicarain Harry Potter sama Belinda, tuker-tukeran novel teenlit juga sama Belinda, kayak Dealova dan Me vs. High Heels. Belinda ni cerdas sih, apa-apa pake logika. Termurah kalau diajak kemana-mana “Dei, sedang apa dimana?”, “Bel, pengen sarapan, temenin”, terlalu murah dan terlalu gampangan. Belum lagi masalah tempat makan, kalau saya pengennya Sushi Tei atau Bakmi GM, Belinda nurut-nurut aja.

Bahagia gak sih punya temen yang bisa diajak ngobrol gak penting sampe ngobrol penting? Dari tiba-tiba ngeline ngasih tau umur Hamish Daud sampe ngomongin perspektif tentang Pak Ahok dan segalanya. Belinda adalah tipe orang yang kalau kita dirampok bakal nanya dulu “Kamu gak apa-apa?” Abis itu baru bantuin. Intinya, Belinda mentingin keselamatan orang duluan baru barang-barangnya. Belinda adalah orang yang paling sering nanyain “Udah sampe rumah belum?” kalau habis maen. Lebih perhatian daripada kecengan-kecengan saya ke saya (yaiyalah Dei, kan bertepuk sebelah tangan kamu mah). Belinda dan segala sikap keibuannya membuat saya merasa diperhatiin. Uwuwuwuwww. Thanks, Bel 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s