Lentera Jiwa

Gaya yah judulnya. Judulnya diambil dari talkshow Kick Andy Off Air kemarin di Sabuga. Awalnya sih pedejaya bakal dapet free pass soalnya kan wartawan kampus. HAHA. Yak, modal kartu pers doang sih gampang. Hap hap. Eh taunya si kartu pers ini ga laku. Soalnya media yang ngeliput cuma boleh Metro TV. Gue pun kecewa, mau beli tiketnya tapi pas liat dompet ga ada duit, liat dompet orang sebelah duitnya banyak, nyopet dulu lah dikit. HAHA BOONG DENG. Gue banyak ko duitnya, tabungan aja isinya miliyaran. Ampe bingung mau dikemanain duitnya. Biasaa, wanita si kentut duit. Yak, maaf sedikit mengkhayal.

aslinya, penontonnya emang sebanyak ini, ini yg disayap kiri doang, aseli. se-se-sebanyak itu!

Narasumber dari talkshow tersebut adalah: Yoris Sebastian, Nugie, dan Wahyu Aditya.

Yoris Sebastian adalah seorang lelaki yg menemukan lentera hatinya di bidang industri kreatif setelah sebelumnya dia pernah menjadi GM Hard Rock Cafe Indonesia, GM termuda se-Asia dan termuda kedua di dunia. FYI, dia tidak melanjutkan kuliahnya, melainkan menekuni apa yang disenanginya. Kalo mau tau lebih lanjut tentang Mas Yoris ini, bisa main2 kesini.

Selain Yoris, ada juga Nugie. Dia menemukan lentera hatinya di bidang musik. Setelah 7 tahun kuliah dan hampir lulus, dia memutuskan untuk meninggalkan kuliahnya dan mengarungi kehidupan bermusik, bercinta dengan gitar. Dia juga yang menciptakan lagu Lentera Hati yang liriknya bikin hati terenyuh dengernya.

yang pake baju merah dan topi di sebelah kiri adalah Nugie, yang duduk pake baju item adalah Yoris, dan yang pake baju dan topi biru di paling kanan adalah Andi F. Noya.

Juga ada Mas Adit. Dia menemukan lentera hatinya di bidang desain dan animasi, padahal keluarganya semua dokter. Istilahnya dia mengkhianati darah dokter yg mengalir di dirinya. Ada kalimat yang gue suka dari Mas Adit.

Saya bilang sama Ibu dan Bapak kalo saya suka desain dan animasi. Lalu kalimat itu tidak serta merta saya biarkan. Saya buktikan bahwa saya memang menyukai bidang ini. PEMBUKTIANLAH yang dibutuhkan oleh orang tua untuk membanggakan mereka

Nah, Mas Adit ini juga mendirikan sekolah animasi dan kalo mau tau lebih lanjut tentang Mas Adit, silahkan main2 kesini.

ini adalah salah santu contoh animasi yang dibuat oleh Adit. Adit adalah laki-laki yang berdiri dan memakai baju trooper. Serius, dia dateng ke Kick Andy pake baju trooper dan ga bisa duduk!

Ada juga komunitas Rumah Cemara yang berisi orang-orang yang terkena HIV/AIDS dan juga NAPZA yang bangkit melalui olahraga sepak bola. Mereka orang Sunda, dari Bandung, dan gue ngakak aja gitu berasa ngaca ngeliat cara ngomong mereka yang penuh huruf “H” di akhir kalimat. Btw, mereka bakal ke Prancis loh.

Selanjutnya tentang Andi F. Noya yang menjadi host di acara ini. Ternyata, doi ga lulus kuliah juga. Jadi, kesimpulan yang gue dapet setelah menonton Kick Andy adalah mereka orang-orang hebat yang telah menemukan lentera jiwanya kemudian saling membully satu sama lain.

——

Lalu, bagaimana dengan gue? Apa yang gue dapat setelah menonton Kick Andy tersebut?

Pertama, puding coklat dan roti isi sosis yang sangat enak sebagai ta’jil hari Jum’at 12 Agustus kemarin. Itu enaknya babababanget!

Kedua, tentang lentera jiwa. Jujur aja gue sampe sekarang masih bingung lentera jiwa gue apa. Gue anaknya mainstream sih kadang ga punya pendirian. Masalah kecil cem nentuin mata kuliah pilihan aja bimbang trihatmojo. Ga kaya Yorga dan Tafta si IP nyaris 4 yang udah tau mau milih Sistem Transportasi, gue orangnya bimbang banget, nanya ke temen mau milih Manajemen Pemasaran, Human Resources Management System, atau Manajemen Proyek. Dan akhirnya gue malah kuliah 2 dari 3 itu. Daftar sih 22 sks, tapi kuliah 25 sks. Kebayang kan betapa terbawa arusnya gue? Udah semester 5 masih aja ga tau mau jadi apa.

Sebenernya sih tau, gue mau jadi wanita pemilik butik, istri shaleh, punya anak 4 dan juga punya yayasan panti jompo. Udah. Tapi kalo rencana jangka pendek cem habis lulus kerja dimana, mau ngapain, pengennya gaji berapa, mau kerja di posisi apa, dan lain lain yang semacam itu tuh gue belum kebayang.

Kebayangnya habis kuliah mendapat jawaban atas pertanyaan gue selama ini ‘Gue ini tulang rusuknya siapa?’ terus nikah. Bulan madunya ke Korea. Setelah itu bikin butik online dan butik beneran. Abis nikah pacaran islami gitu. Punya anak. Kerjanya di rumah: masak, nyuci, shalat berjamaah sekeluarga, ngurus anak, ngurus butik. Butik gede, penghasilan banyak, segera salurkan bikin mesjid, bikin yayasan panti jompo, dan siap menghabiskan penghasilan suami. HAHA JAHAT. Selain itu, si suami juga baik, ga pernah selingkuh, kalopun si suami suka sama cewe lain, ya langsung minta dipoligami aja, daripada selingkuh kan dosa. Terus taunya suaminya gajadi poligami gara2 dia nyadar dia sukanya sama gue doang. Karena hati gue tulus dan kaki gue mirip SNSD. Tetep.

Nah begitu pokonya cita-cita gue yang kepikiran di otak sekarang. Terus sekarang gue kan kuliah di MRI. Harusnya sih gue punya mimpi yang lebih besar. Mimpi yang kaya tadi sih kayaknya mimpi semua orang. Gue butuh mimpi spesifik. Mungkin seperti menciptakan uang receh 1 miliyaran. Iya, yang spesifik kayak gitu. Tapi sampai saat ini mimpi spesifik itu belum ada.

Apakah gue belum menemukan lentera jiwa gue? Atau sebenarnya udah tapi guenya ga nyadar? *sambilmenatappamfletLaSalle*

Dan kemudian secara tiba2 teringat sms promosi dan beserta pamflet dari Sekolah Pranikah Salman ITB bulan Juni kemarin.

Apakah gue harus …… ?

……

BER. SAM. BUNG.

*biar tegang*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s