Tentang #Kening dan @fitrop

Mungkin sebagian orang bilang, “Ih apasih dey, nulis2 tentang fitrop, mau pamer lo pernah kenal ama dia?” Silahkan saja kalo kamu punya pemikiran seperti itu. Tapi, gue sendiri bilangnya “gue adalah fans-nya fitrop”. Mau tau kenapa?

Awal tau fitrop dari Ardan, di acara minggu pagi. Bukan fitrop aja, tapi sandi dan vhe juga. Mereka bawain acara mereka dengan menarik. Menarik hati anak SMP labil untuk melangkahkan kakinya dengan sok berani datang ke Ardan, meminta kenalan dan akhirnya diajak makan bersama.

Kalo fitrop siaran, yang gue denger adalah kata-kata kreatif yang dia ciptakan sendiri seperti “Ah aku mah hobinya denger musik jenis disko dangdut pesisir” kalo dipikir2 sih naon gitu disko dangdut pesisir. Tapi di telinga gue, di otak gue, hal tersebut adalah kreatif dan lucu. Udah keliatan bahwa kepintaran dan kreativitas fitrop diatas ratarata. Selain itu, suara dia dan vhe juga bagus. Bikin gue makin ngefans.

Pertama kali denger fitrop bikin buku, gue kaget. Heya! Cool! This is it *sambil busungin dada*. Gue langsung pre-order, supaya dapet tanda tangannya. Freak? Ya maaf, namanya juga ngefans.

Cerita pertama Hello-Goodbye. Disini fitrop menceritakan pengalaman jatuh cintanya dengan seorang cowo. Orang-orang paling suka quote “Kamu: semangatku”. Kalo gue paling suka “Cik atuh euy bobogohan teh tong ditengah jalan”. Mendukung 100persen quote abang angkot itu. Terima kasih bang telah menyelamatkan hati iri dan dengki para jomblo seperti gue.

Di hello-goodbye, fitrop bercerita dengan gaya bahasa yang bersahabat. Membuat kita, pembacanya, tenggelam dalam cerita fitrop, seakan-akan kita adalah sahabat fitrop yang tau isi hati fitrop. Berbagai pendapat tentang cerita ini pun akan muncul seperti “Woow, dibalik kelucuan fitrop terdapat keromantisan yang mendalam” atau “Ini.. beneran fitrop kan yang nulis?” atau “Sumpahlah, nangislah, demi apalah! Hiks hiks” atau “Deminyalah list lagunya harus aing download sekarang juga!”. Yak, mungkin seperti itu. Tapi bagi gue buku ini membuktikan bahwa tidak ada rasa penyesalan di diri gue karena udah ngefans fitrop.

Selain hello goodbye, ada juga cerita dongeng yang bermakna untuk anak-anak. Ditambah lagi dengan ilustrasi yang beda di novel ini. Mana ada putri tapi idungnya bison. (Iya, iya. Okey. Kalo gue ngaca sih mungkin ada). Dongengnya bagus dan lucu. Juga ada beberapa tulisan fitrop yang pernah dipublish di blognya jaman dulu, tetep kocak dan bermakna.

Yang gue inget dari fitrop adalah bagian yang dia cerita kalo dia pernah alay. Iya, 4LaY. Teringat jaman2 baru masuk SMA dan ada ulang taun Ardan, gue kehabisan tiket dan memutuskan untuk pulang aja. Lalu ada sms masuk.

“Deiii,, FiiT daPet saTu tiKetnYa. kM biSa kesini Lg G??”

Ramadhan sudah datang, perbanyaklah baca Qur’an.

#Kening fitrop memang lapang, baca bukunya dan temukan!

(maaf, ini sok pantun tapi fail)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s