Syair ini saya kutip dari bukunya Salim A. Fillah. Saya berhenti mempertanyakan kenapa saya harus diciptakan sebagai wanita yang selalu dengan mudahnya sakit hati. Mulai membuka mata bahwa Allah Mahaadil, dan bersyukur karena telah diciptakan menjadi wanita.

Bukan dari tulang ubun ia dicipta

Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja

Tak juga dari tulang kaki

Karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak

Tetapi dari rusuk kiri

Dekat ke hati untuk dicintai

Dekat ke tangan untuk dilindungi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s