Ramadhan 1431 Hijriah.

Aloha! H-1 Hari Raya Idul Fitri.

Ramadhan ini adalah ramadhan kedua tanpa ibu. Semoga beliau mendapat cahaya-Mu ya Allah 🙂

Mau cerita apa ya soal Ramadhan?

HEM. Oke, mulai saja.

Satu, gue cuma sekali tarawehan di mesjid, lebih sering taraweh sendirian di rumah.

Dua, di Ramadhan ini gue ngerasa ibadah gue ga semaksimal jaman SMP dan SD. Entahlah, apa mungkin semakin dewasa, semakin sering ngelewatin Ramadhan, semakin sibuk, bakal semakin ga maksimal ibadah di bulan Ramadhannya? Naudzubillah. Jangan sampe jangan sampee.

Jadi teringat suatu hadist:

Bukan amal seseorang daripada kamu emasukkan syurga atau menyelamatkan dari nerka, demikian pula bukan karena amalku aku masuk syurga, tetapi semuanya itu adalah karena rahmat Allah SWT.

Maksud dari hadist ini adalah jangan lekas merasa puas dan bangga dengan amalnya. Rahmat Allah lah yang menentukan akan kemana kita nantinya. Seperti cerita seorang pria yang rajin shalat dan melakukan ibadah lainnya, saat ia ditimbang amalnya ternyata ia dimasukkan ke neraka karena ia terlalu berbangga dengan amalnya, kemudian pria itu memohon lalu dimasukkanlah ia ke dalam surga. Sebaliknya, seorang pelacur yang jelas-jelas sering melakukan zina namun ia dimasukkan ke dalam surga karena dengan ikhlas ia memberi minum pada seekor anjing yang sedang kehausan.

Semoga saya termasuk orang-orang yang di rahmati Allah. Amin.

Alhamdulillah di Ramadhan ini gue masih bisa berbuka puasa dengan layak. Dikasih pengalaman yang lebih oleh Allah.

Jadi pimpro bioskop kampus “Ngabuburit di Kanada” ngebahas film Act of Dishonour yang dibuat sama Nelofer Pazira (wanita berbaju merah). -foto diambil dari Album Doksos LFM

 

Ta’jilan kembang api di LFM 🙂 (foto diambil dari Album FB Rizky Inayati)

 

Surprise ulang tahun Tivani habis buka puasa ampe mabok roti ciwawa 🙂

 

Buka Puasa Bersama OSIS PK 2009 di rumah Regiasa (foto: self-timer kamera Itoy)

 

Buka puasa bersama sahabats dan syukuran ulang tahun Rina dan Erwina 🙂

 

Alhamdulillah masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini, semoga masih bisa dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan.

Mohon maaf lahir dan batin ya, tumblrist.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s